You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Komisi C Evaluasi Anggaran Taman Margasatwa Ragunan
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Komisi C Evaluasi Anggaran TMR

Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menggelar rapat kerja bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Margasatwa Ragunan (TMR), hari ini.

Kita ingin tahu pendapatan TMR dalam kurun waktu satu tahun di 2017

Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta,  Santoso mengatakan, rapat kerja ini digelar untuk mengevaluasi anggaran TMR sepanjang tahun lalu.

"Kita ingin tahu pendapatan TMR dalam kurun waktu satu tahun di 2017 berikut pengeluaran serta kebutuhan balai konservasinya," ujarnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (3/1).

Libur Natal, Pengunjung TMR Lampaui Target

Ia menyebutkan, setiap tahunnya, TMR diberikan subsidi Rp 20 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ke depan, TMR diharapkan dapat mandiri mengelola kebun binatang satu-satunya di Jakarta ini.

"Kita nilai harga tiket TMR terlalu murah dan perlu dihitung ulang," katanya.

Menyikapi hal ini, Kepala UPT TMR, Dinas Himawati menjelaskan, tiket seharga Rp 4.000 yang ditetapkan untuk pengunjung dewasa dan Rp 3.000 untuk anak sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) No 96 Tahun 2011 tentang Tarif Pelayanan Taman Margasatwa Ragunan.

"Karena harga tiket atas dasar pergub. Jadi kami harus membuat kajian dahulu dan mendapat persetujuan Gubernur, apakah layak untuk menaikkan tarif," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye23540 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1837 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1178 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1115 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye909 personFakhrizal Fakhri